
Bed cover paling sering rusak bukan karena dicuci, tapi karena dikeringkan setengah matang lalu langsung dilipat.
Bed cover itu barang besar yang jarang dicuci, jadi tiap kali dicuci taruhannya besar. Kalau salah, hasilnya bukan cuma bau apek, tapi lapisan dalamnya menggumpal dan tidak bisa balik lagi.
Cuci berapa bulan sekali?
Dua sampai tiga bulan sekali sudah cukup kalau kamu pakai sprei di bawahnya. Kalau tidak pakai sprei, atau ada anak kecil dan hewan di kasur, majukan jadi sebulan sekali.
Yang paling sering bikin bed cover rusak
- Dijejalkan ke mesin cuci yang kekecilan, jadi jahitannya ketarik dan isiannya pindah ke satu sisi.
- Dikeringkan setengah matang lalu langsung dilipat. Ini sumber bau apek nomor satu.
- Dijemur di matahari langsung berjam jam, warnanya pudar dan seratnya getas.
- Pakai pemutih buat noda kecil, padahal cukup dikucek lokal pakai deterjen cair.
Cara yang benar
Kucek dulu nodanya satu per satu pakai deterjen cair, jangan pemutih. Cuci sendirian, jangan dicampur cucian lain, karena bed cover butuh ruang buat berputar. Keringkan sampai benar benar kering, termasuk bagian dalam lipatannya, baru dilipat.
Kalau bagian tengahnya masih terasa dingin dan lembap waktu dipegang, berarti belum kering. Jangan dilipat dulu.
Kalau tidak sempat
Ini justru alasan bed cover masuk harga satuan, bukan kiloan. Di Kilau bed cover mulai Rp20.000 per item, dicuci terpisah dan dikeringkan dengan suhu terukur sampai kering sampai ke dalam. Kamu bisa lacak prosesnya dari portal, jadi tahu persis kapan dia masuk tahap dikeringkan.